MAHASISWA STAIN DIBIMBING MENJADI PENGHAFAL QURAN

TAKENGON (STAINGPA) – Ratusan mahasiswa baru STAIN Gajah Putih Takengon mengikuti program bimbingan membaca dan menghafal (tahsin dan tahfiz) Alquran. Kegiatan ini dimotori oleh Laboratorium Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tahun akademik 2018/2019.

Kepala Laboratorium PAI, Ruri Amanda, MA, menyebutkan bimbingan membaca Alquran dilakukan untuk memperbaiki kompetensi baca mahasiswa terhadap kitab suci umat Islam itu. Dia mengaku, sebelum program ini dilaksanakan, pada tanggal 11 Oktober lalu, dirinya melalui Laboratorium PAI telah melakukan uji kemampuan mahasiswa baru angkatan tahun 2018 itu dalam membaca Alquran.

“Hasilnya terjaring 244 mahasiswa mengikuti Kelas Tahsin dan 78 mahasiswa mengikuti Kelas Tahfidz,” ujarnya.

Ruri menerangkan, kegiatan tersebut melibatkan 14 dosen yang sebagiannya merupakan hafiz Alquran. Para dosen ini aktif memberikan pelajaran sejak 1 November kemarin di Kampus Mulie Jadi.

“Kegiatan ini akan berlangsung hingga 20 Desember 2018. Laboratorium PAI akan mempersiapkan program follow up jika kegiatan ini sudah berakhir,” sebutnya.

Kelas tahsin, katanya, ditujukan untuk mahasiswa yang bacaan Alquran nya masih perlu diperbaiki. Target pencapaian kelas tahsin adalah perbaikan makharijul hurf, tanda waqaf, panjang pendek bacaan Alquran dan hal hal mendasar lainnya.

Program Tahsin

Sementara Kelas Tahfidz lebih ditujukan kepada mahasiswa yang sudah baik bacaan Alqurannya. Sehingga target dari Kelas Tahfiz ini adalah menghafal Alquran minimal 1 juz. Selain itu, kelas Tahfidz juga menekankan pada pendalaman penguasaan hukum tajwid Alquran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua STAIN Gajah Putih Takengon Dr. Zulkarnain, M.Ag memberikan apresiasi kepada Laboratorium dan sejumlah dosen yang terlibat dalam kegiatan itu.

“Dalam rangka mewujudkan visi misi lembaga, yaitu mempersiapkan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa, serta proaktif menjawab tantangan zaman,” sebut Ketua.

Lebih lanjut, Ketua menjelaskan, lembaga juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa penghafal Alquran dengan menyediakan program beasiswa tahfiz. Program ini sudah berjalan sejak beberapa tahun. Untuk diketahui, pada tahun 2018 penerima beasiswa ini berjumlah 22 orang.

Lainnya :